TANGERANGSeorang pria berinisial S di Tangerang Banten, diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Tangerang, dengan tuduhan pencabulan.

Mirisnya, korban yang masih di bawah umur merupakan anak sambungnya sendiri.

Kasatreskrim Polresta Tangerang, Kompol Arief N Yusuf, menuturkan bahwa penangkapan terhadap pelaku setelah adanya laporan dari ibu kandung korban.

“Pelaku adalah ayah sambung korban, korban juga masih berusia 15 tahun” kata Arief kepada awak media, Jum’at 12 Januari 2024.

Arief memaparkan, modus yang dipakai pelaku adalah dengan mempengaruhi korban. Dimana pelaku meyakinkan bahwa korban tengah dalam kondisi gangguan secara psikis.

Kondisi korban yang tengah rentan menjadi kesempatan bagi sang ayah tiri, untuk melampiaskan hasrat bejadnya.

Dengan iming-iming mengobati, korban sampai dimandikan oleh pelaku di luar rumah, hingga nantinya terjadi aksi pencabulan yang berakhir pada persetubuhan.

“Padahal pelaku ini tidak memiliki keahlian dalam hal pengobatan, dimana setelah peristiwa itu pelaku mengelabui korban agar tidak menyampaikan apa yang terjadi kepada siapa-siapa” paparnya.

Dia menegaskan, bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi.

Pelaku pun disangkakan dengan Pasal 81 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 dan atas perubahan keduanya Nomor 23 tahun 2022 Tentang Perlindungan Anak.

“Anak tidak boleh mengalami adanya kekerasan, ancaman, atau exploitasi secara fisik” lanjutnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku terancam kurungan maksimal 15 tahun dan denda paling banyak 5 miliar. (Adit)