TANGERANG – Berkaca pada masih tingginya kekerasan yang terjadi di dunia pendidikan, berbagai langkah pun dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Seperti diungkapkan Penjabat Bupati Tangerang, Andy Ony Prihartono, kekerasan yang menjadi fokus pencegahan diantaranya kekerasan seksual, perundungan, diskriminasi serta intoleransi.

“Pemerintah Kabupaten, telah dan terus berupaya melakukan pencegahan dan penanganan kekerasan di satuan pendidikan. Di 2023 turun menjadi 103 kasus” ungkapnya kepada awak media, dikutip Selasa 30 Januari 2024.

Dalam membantu kasus-kasus kekerasan yang terjadi lanjut dia, maka dari itu dibentuklah Tim Satuan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK).

Ia berharap dengan dikukuhkannya TPPK tersebut, dapat memberikan dampak positif yang signifikan dalam mencegah segala bentuk kekerasan, yang terjadi di satuan pendidikan.

Sementara itu diungkapkan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Dadan Gandana, efektifitas dari TPPK dapat dilihat dari komposisi yang dibentuk.

Mulai dari anggota di sekolah-sekolah, sampai dengan melibatkan unsur tim di Kabupaten Tangerang.

“Untuk sekolah itu jenjang SD dan SMP. Tapi selain itu ada juga dari tim Kabupaten yaitu total 10 orang,” katanya.

Dadan mengatakan, kegiatan TPPK ini sudah dilakukan sudah lama. Namun, pihaknya baru berkesempatan untuk melakukan pengukuhan.

“Sudah lama kegiatan nya tapi baru sempet dikukuhkan,” tandasnya.

Reporter : Adit