Pendekar Cisadane mampu meraih kemenangan dengan skor 4-3 atas Singo Edan, meski sempat tertinggal tiga kali dari tim tamu.

Arema FC unggul cepat di menit ke-5 melalui gol dari Johan Alfarizi setelah dirinya berdiri bebas lolos dari jebakan offside dalam menyambut tendangan bebas dari rekan setimnya.

Tak sampai disitu, Arema menambah keunggulan lewat sang striker Charles Lokolingoy pada menit ke-25. Tak mendapat penjagaan, striker asal Republik Demokratik Kongo ini mampu memanfaatkan bola di kotak penalti dan mengkonversinya menjadi gol.

Namun berselang satu menit, Ezequiel Vidal mampu memperkecil keadaan lewat tendangan spektakulernya dari luar kotak penalti.

Gol pemain asal Argentina itu menaikan mental dan moral para pemain, dimana Ramiro Fergonzi mampu mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-31 memanfaatkan kesalahan barisan pertahanan tim tamu. Kedua tim bermain imbang 2-2 hingga turun minum.

Di babak kedua tepatnya pada menit ke-57, Arema mendapatkan hadiah penalti setelah Javlon Gusyenov menjatuhkan pemain lawan. Dedik Setiawan yang maju sebagai eksekutor mampu melaksanakan tugasnya dengan baik.

Arema hanya unggul satu menit, ketika Ramiro Fergonzi mencetak gol keduanya pada malam ini. Umpan terukur Bae Sin Yeong ke Vidal di sisi kiri membuat pemain asal Argentina itu melepaskan umpan ke tiang jauh saat Ramiro sudah berdiri bebas.

Screenshot 2024 0314 085923
Foto : Sekda Maesyal Rasyid sedang menonton di stadion Indomilk Arena

Jack Brown menjadi penentu kemenangan Persita, setelah mencetak gol pada menit ke-81 memanfaatkan bola kemelut di kotak penalti lawan.

Kemenangan ini membawa Persita (16) menyamai raihan poin milik Arema (14) dengan 31 poin. PSS Sleman yang berada di urutan ke-15 juga sama-sama mengumpulkan 31 poin, namun mereka baru akan bertandingan besok melawan Borneo FC.

Jeda internasional akan diberlakukan pada 10 hari kedepan, dan Persita baru akan tampil di pekan ke-30 pada hari Rabu (27/3) melawan tuan rumah Dewa United.

Reporter : Yadi