TANGERANG – Memasuki bulan Ramadhan 1445 H, Pemerintah Kecamatan Cisoka melaksanakan kegiatan Takmir Ramadhan bertempat di Masjid Nurul Hidayah Kampung Bojong Loa RT.01/RW.01 Desa Bojong Loa Kecamatan Cisoka Kabupaten Tangerang-Banten.

Gelaran Takmir Ramadhan merupakan kegiatan rutinitas pemerintah kecamatan cisoka disetiap tahunnya digelar di 10 Desa yang ada di wilayah cisoka dalam upaya turut serta menyemarakan bulan puasa.

Kegiatan acara di hadiri, Camat Cisoka Sumartono,S.STP.MSi, Kepala Desa Bojong Loa Jusepta, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH.Juhri, Ketua LPTQ Kecamatan Cisoka H.Jamaludin,S.Ag, Babinsa, Binamas, Sekdes Bojong Loa Mulyadi, para tokoh ulama, tokoh masyarakat, para santri, sejumlah elemen masyarakat, serta ketua organisasi keagamaan lainnya, Selasa (19/03/2024).

Dalam sambutannya Camat Cisoka Sumartono dari menuturkan, pada kesempatan ini, alhamdulillah kita bisa berkumpul dalam kegiatan takmil ramadhan, yang di laksanakan di masjid nurul hidayah tingkat desa, dan saya ucapkan terima kasih kepada para alim ulama yang hadir.

“Tentunya harapan saya di acara takmil ini bisa menjadi agenda rutinitas setiap tahun, juga selanjutnya kegiatan ini akan dilaksanakan setiap hari di setiap desa”  tuturnya.

Dirinya berpesan kepada para tamu undangan yang hadir agar selalu menjaga kondisi tubuh dan selalu terhindar dari berbagai penyakit.

“Mengingat dengan kondisi pergantian cuaca saat ini yang signifikan, saya berpesan, kita harus selalu menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit, yang mana menurut informasi dari ibu Kepala Pusat Kesehatan Masyarakat (Kapus) Kecamatan Cisoka bahwa, penyakit yang berbahaya di musim seperti ini adalah Demam Ber Darah (DBD), sebab itulah momen di bulan ramadhan jangan sampai puasa kita tahun ini terganggu” tutur Sumartono.

Sementara Kepala Desa Jusepta dalam sambutan menyampaikan dan mengingatkan, terkait masalah gangster, serta menghimbau kepada warga Bojong Loa khususnya para orang tua untuk selalu menjaga dan terus memantau anak-anaknya dengan baik.

“Bila perlu dibawah jam 10 malam anak-anak kita harus sudah ada didalam rumah masing-masing, harapan kita semua agar tidak sampai terjadi hal-hal yang tidak di inginkan” tutupnya. (Red)