TANGERANG – Setidaknya total 105 bangli (bangunan liar) yang berdiri di sempadan sungai Jiban, Desa Kramat dan Desa Kohod Kecamatan Pakuhaji, dirobohkan petugas Satpol PP Kabupaten Tangerang, Kamis 6 Juni 2024.

Diungkapkan Kepala Satuan Polisi (Kasatpol) Pamong Praja (PP) Kabupaten Tangerang, Agus Suryana, pembongkaran dilakukan karena bangunan liar tersebut berdiri di sempadan sungai menyalahi aturan.

Hal tersebut diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) No.12 Tahun 2006 Tentang Garis Sempadan Sungai.

Agus menegaskan, penertiban terhadap sejumlah bangunan liar itu berjalan dengan kondusif. Dimana sebelum dilakukan eksekusi, pihaknya telah memberikan surat peringatan satu sampai tiga serta surat pembongkaran.

“Penertiban hari ini berjalan kondusif, kurang lebih ada 105 bangunan yang berada di Desa Kohod dan 40 bangunan di Desa Krama yang ditertibkan,” kata Agus.

Sementara dalam kegiatan pembongkaran tersebut, pihaknya menerjunkan total 90 personel Satpol PP yang dibantu aparat gabungan Kepolisian, TNI serta Trantib Kecamatan Pakuhaji dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kabupaten Tangerang.

Alat berat pun dikerahkan, untuk memperlancar dan mempermudah proses pembongkaran.

Agus juga mengimbau kepada para pemilik bangli di tempat tersebut agar tidak mendirikan bangunan liar. Jika bersikeras dan kembali mendirikan bangunan liar, maka tidak akan ada lagi surat peringatan dari Satpol PP Kabupaten Tangerang.

“Kami Satpol PP akan membongkar langsung bangunan liar jika kembali mendirikan bangunan kembali tanpa memberikan surat peringatan lagi,” tegasnya.

 

Reporter : Adit